Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Sungai - Sungai utama di Indramayu

Berdasarkan informasi terkini, Kabupaten Indramayu memiliki jaringan sungai yang cukup kompleks, dengan Sungai Cimanuk sebagai aliran utama. Sebagai daerah hilir, sungai-sungai di Indramayu berperan penting dalam irigasi pertanian, perikanan, dan jalur transportasi nelayan.
Berikut adalah sungai-sungai utama di Indramayu:

· Sungai Cimanuk: Sungai terbesar dan terpenting. Di wilayah Indramayu (hilir), sungai ini terbagi menjadi Cimanuk Baru dan Cimanuk Lama yang mengairi sebagian besar wilayah serta menjadi sumber air baku .
· Sungai Cimanuk Lama: Bercabang dari Cimanuk utama, membelah Kota Indramayu dan melintasi kawasan bersejarah seperti belakang Masjid Agung .
· Sungai Cimanuk Baru: Merupakan hasil sodetan (pemotongan aliran) untuk mengalihkan arus, melintasi beberapa desa di Kecamatan Sindang .
· Sungai Prajagumiwang: Salah satu sungai besar yang menjadi objek pemantauan kualitas air, bermuara di kawasan Karangsong yang merupakan sentra nelayan .
· Sungai Prawira Kepolo: Juga menjadi salah satu dari empat sungai besar yang rutin dipantau kualitas airnya oleh Dinas Lingkungan Hidup .
· Sungai Cibuaya: Disebutkan sebagai salah satu aliran sungai yang mengalir di wilayah Indramayu dan bermuara ke Laut Jawa .

🌊 Sistem Aliran dan Kondisi Terkini

· Sistem Percabangan di Hilir
  Sungai Cimanuk memiliki sistem aliran yang unik di wilayah hilir. Di Desa Rambatan Kulon, aliran sungai terbelah menjadi dua cabang utama: satu menuju muara Waledan (Cantigi) dan satu lagi menuju Kota Indramayu. Cabang yang menuju kota kemudian terbagi lagi menjadi Sungai Cimanuk Lama dan Cimanuk Baru .


· Jumlah dan Kondisi Sungai
  Secara keseluruhan, terdapat sekitar 30 sungai yang melintasi Kabupaten Indramayu, termasuk sungai-sungai besar dan irigasi . Sebagai daerah hilir, kondisi sungai di Indramayu sangat dipengaruhi oleh curah hujan dan aliran dari hulu (Garut, Sumedang, Majalengka). Di musim kemarau, sungai-sungai ini rawan menyusut, bahkan mencapai 90 persen kekeringan pada tahun-tahun dengan kemarau ekstrem .
· Upaya Pemerintah
  Pemerintah Kabupaten Indramayu bersama BBWS Cimanuk Cisanggarung secara rutin melakukan normalisasi dan pengerukan untuk mengatasi pendangkalan serta eceng gondok. Pada tahun 2025, target pengerukan difokuskan pada 13 muara sungai, termasuk Muara Karangsong (Prajagumiwang), Glayem, Lombang, dan Eretan, untuk melancarkan aktivitas nelayan .

Semoga informasi ini membantu. Apakah Anda ingin mengetahui lebih detail tentang fungsi irigasi sungai-sungai tersebut atau dampaknya terhadap aktivitas warga Indramayu?

Post a Comment for "Sungai - Sungai utama di Indramayu"