Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

BISAKAH SEORANG EMPATH MENJADI PEMIMPIN?




Empath itu terkenal orangnya nggak enakan. Bahkan dia bisa saja mendahulukan kepentingan orang lain sebelum dirinya sendiri.

Bukan karena dia bodoh. Tapi karena sifat egois dalam dirinya sangat minim, sehingga dia gampang kasihan sama orang lain. Akhirnya malah Empath sering jadi korban manipulasi karena mereka sering mendahulukan orang lain ketimbang dirinya sendiri.

Tapi apakah Empath bisa menjadi seorang pemimpin dan sukses dalam kehidupan karir, finansial, dan sosial? Bisa kok.




Saya melihat beberapa Empath memang bisa

berjiwa pemimpin. Ketika mereka berhasil

belajar memimpin, mereka akan menjadi

pemimpin yang besar empatinya, bisa

mendengar suara bawahannya, dan cenderung

nurturing (merawat). Bukan pemimpin yang

egois yang tega memanfaatkan siapa saja

demi kepentingan pribadi.

Memang kita tidak bisa 100% menjadi orang baik. Demikian juga dengan Empath, tidak bisa 100% baik. Tapi mereka bisa menjadi bijaksana. Dan ini sangat berguna dalam kepemimpinan.

Sekarang saya lihat di sekitar saya banyak Empath yang sedang digembleng semesta untuk bisa menjadi pemimpin sendirian. Project, pekerjaan, bisnis, kerja sama, kolaborasi yang dulunya ada partnernya, atau yang semula kerja ikut orang / instansi / perusahaan, mulai lepas dan mereka mulai berdiri sendiri.

Mereka mulai mandiri menjadi pemilik usaha sendiri, mendirikan PT sendiri, mendirikan Yayasan sendiri, mendirikan sekolah sendiri, mendirikan klinik sendiri, dan masih banyak lagi.

Ada yang memilih untuk mandiri begini karena tidak tahan dengan tekanan di tempat kerja. Ada yang ditipu partner bisnisnya. Ada yang terpaksa mandiri karena alasan lain. Yang pasti, mereka sekarang sedang digembleng untuk jadi mandiri.

Ini bukan kebetulan. Tapi sepertinya sudah hukum alam. Karena Bumi sudah makin berkembang ke Kesadaran 5D. Zaman Kalasurasa segera datang. Dibutuhkan pemimpin-pemimpin baru yang memiliki empati yang tinggi dan berkesadaran tinggi untuk mengelola dunia ini.


Karena pada dasarnya, kita semua adalah satu kesatuan dalam makrokosmos. Hamemayu Hayuning Bawana...

Para yang "terpilih", sudah siapkah kalian jadi pemimpin?

Post a Comment for "BISAKAH SEORANG EMPATH MENJADI PEMIMPIN?"